Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Aib Utang Piutang Libatkan Motor Dinas, Keluarga Almarhum Kecewa Nama Baik Dicemarkan

Aib Utang Piutang Libatkan Motor Dinas, Keluarga Almarhum Kecewa Nama Baik Dicemarkan

  • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Siak – Keluarga almarhum Penghulu Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, angkat bicara terkait pemberitaan yang beredar luas di media sosial mengenai utang piutang senilai Rp32 juta yang disebut-sebut dijaminkan dengan sepeda motor aset milik Kampung Pinang Sebatang.(15/10/2025)

Herman, yang merupakan kakak dari almarhum, memberikan klarifikasi dan penjelasan atas informasi yang simpang siur tersebut. Menurut Herman, pihak keluarga baru mengetahui adanya utang almarhum kepada seseorang bernama Lisna setelah adiknya meninggal dunia.

“Kami sekeluarga baru tahu ada utang itu setelah almarhum adik saya meninggal. Jumlahnya cukup besar, Rp32 juta,” ujar Herman.

Herman mengaku telah berkomunikasi dengan Lisna mengenai pelunasan utang tersebut. Namun, mengingat nominalnya yang signifikan, ia dan keluarga meminta adanya kelonggaran waktu pembayaran.

Pihak keluarga juga secara tegas menyatakan kekesalan mereka atas beredarnya informasi di grup WhatsApp yang menyebut almarhum adiknya menggadaikan sepeda motor berpelat merah dengan nilai yang fantastis.

Herman menyayangkan narasi yang terbentuk di media sosial karena dinilai telah mencemarkan nama baik almarhum dan keluarga.

Lebih lanjut, Herman mempertanyakan sikap pemberi pinjaman (Lisna) yang bersedia menerima barang jaminan berupa aset negara.

“Kami sangat kesal. Kenapa pihak pemberi pinjaman mau menerima barang yang merupakan aset dari negara? Kan sudah jelas bahwa sepeda motor tersebut plat merah,” tegas Herman, menggarisbawahi kejanggalan dalam transaksi jaminan tersebut yang melibatkan barang inventaris pemerintah.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan memberikan gambaran utuh mengenai duduk perkara utang piutang yang kini menjadi perbincangan, terutama terkait penggunaan aset kampung sebagai jaminan.

Pihak keluarga kini berupaya mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan kewajiban almarhum sembari mempertanyakan legalitas jaminan yang melibatkan kendaraan dinas.

  • Penulis: admin pkupost

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Jukir “Mabuk”, Retno Guntoro Pertanyakan Pengelolaan Parkir di Siak

    Ada Jukir “Mabuk”, Retno Guntoro Pertanyakan Pengelolaan Parkir di Siak

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Ada juru parkir mabuk, Anggota DPRD Siak Retno Guntoro yang juga Ketua Fraksi PKB pertanyakan pengelolaan parkir di Siak dalam Rapat Lintas Fraksi DPRD Kabupaten Siak, senin (14/4/2025). Retno menyampaikan persoalan ini muncul dari adanya laporan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) yang menilai pengelolaan parkir yang tidak teratur dan pelayanan dari juru […]

  • DPD Gerindra Siak Tolak Budi Ari, Androy : Fokus Saja Di Projo

    DPD Gerindra Siak Tolak Budi Ari, Androy : Fokus Saja Di Projo

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Politik, PKUPOST.COM – Rencana bergabungnya Ketua Umum Relawan Projo, Budi Ari Setiadi, ke Partai Gerindra menuai penolakan keras dari internal partai di daerah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Siak secara resmi menyampaikan aspirasi penolakan tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP), meminta agar Budi Ari tidak diterima sebagai kader. Penolakan ini disampaikan secara terbuka oleh […]

  • APSAI Gelar Talk show Generasi Aman Tanpa Kekerasan Bersama Pemkab Siak

    APSAI Gelar Talk show Generasi Aman Tanpa Kekerasan Bersama Pemkab Siak

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – Menjelang puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 yang akan digelar pada 23 Juli mendatang, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) bersama Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Siak mengelar talk show bertema ‘Generasi Aman Tanpa Kekerasan’. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan […]

  • Gerak Cepat, KGN Siapkan Pemandu KDKMP se Jawa Timur lewat TOT di Malang

    Gerak Cepat, KGN Siapkan Pemandu KDKMP se Jawa Timur lewat TOT di Malang

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Kabarkini, PKUPOST.COM – Jawa Timur, 8 Oktober 2025 Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) resmi menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Pemandu dan Fasilitator sebagai bagian dari program penguatan kelembagaan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Rangkaian kegiatan ini berlangsung dari 29 September hingga pertengahan November 2025, dimulai dari Ciawi, Bogor (Jawa Barat), kemudian Malang (Jawa […]

  • Wujudkan Zero Accident di Siak, Satlantas Polres Siak Beri Pengecekan Kesehatan Pengemudi Gratis

    Wujudkan Zero Accident di Siak, Satlantas Polres Siak Beri Pengecekan Kesehatan Pengemudi Gratis

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – Menjelang berakhirnya Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Siak mengadakan kegiatan pemeriksaan kadar alkohol, tes urine, dan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi angkutan umum dan barang. Tidak hanya itu, Tim AKBP Eka Ariady Putra di bawah Komando Kasat Lantas AKP Kaliman Siregar juga membagikan vitamin serta obat-obatan […]

  • Hasil Survei KIC, SPMB Dinilai Lebih Transparan dan Berkeadilan

    Hasil Survei KIC, SPMB Dinilai Lebih Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarkini, PKUPOST.COM – Katadata Insight Center (KIC) rilis laporan survei persepsi public terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan hasil tingkat penerimaan public terhadap SPMB mencapai 80%. Perlu diketahui SPMB merupakan perubahan istilah dan sistem dari yang sebelumnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ke SPMB. Mayoritas responden, sebanyak 88% menilai sistem SPMB dinilai lebih baik […]

expand_less