Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opinikamu » Koperasi Merah Putih Solusi Pemberdayaan Ojek Online

Koperasi Merah Putih Solusi Pemberdayaan Ojek Online

  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

PKUPOST.COM, Opinikamu – Dengan mata kepala sendiri saya melihat pada tanggal 20 Mei jam 13.00 sampai sore lingkaran Monas Jakarta Pusat macet khususnya di bundaran Bank Indonesia, ribuan masyarakat yang tergabung dalam driver online baik motor maupun mobil berdemo kepada Pemerintah atas kebijakan perusahaan Online Gojek.

Memang Aplikator tak akan rugi meski di demo ribuan kali karena ojol bukan karyawan atau pemegang saham, ojol hanya mitra mau narik mau tidak sama sekali aplikator tidak rugi karena besar kecilnya pendapatan ojol dipengaruhi oleh intensitas bekerjanya. Melihat kondisi ketenaga kerjaan Indonesia senantiasa terkurung badai tak henti-henti mulai hengkangnya perusahaan, bangkrut, gaji kecil, terserang pandemi, banyak tuntutan buruh, dan lain sebagainya.

Mengkoperasikan Ojol:
Salah satu usaha yang memiliki prospek besar adalah sektor jasa transportasi, di sini yang perlu diulas adalah eksistensi Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2025 Tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih sangat perlu mengandeng ojek online untuk memperkuat jejaring usaha sebagai pengembangan sektor jasa transportasi sehingga di masa mendatang para ojol tidak akan berdemo karena saham kepemilikan aplikasi dimiliki oleh anggota yaitu salah satunya ojol.

Kelebihan Ojol berkoperasi:
Seperti sebelumnya dulu ada koperasi transportasi seperti Koperasi Taxi (Kosti) moda transportasi berbasis argo mobil sedan beroperasi di Ibu Kota Jakarta dan beberapa Kota Indonesia, Koperasi Angkutan Jalan Raya (KOPAJA) berbasis mini Bus kapastias 50 orang penumpang yang bergerak di wilayah Jakarta saat ini menjadi fider Bus Way, Koperasi Wahana Kalpika (KWK) angkotan Kota berkendaraan toyota kijang dan Suzuki carry, serta Koperasi angkutan bandara milik Koperasi Angkatan Udara, pernah muncul pada tahun 2017-2018 koperasi Uber berbasis Ojek Online namun sayang gulung tikar karena diakusisi Grab.

Melihat kondisi di atas nasib ojol memang memperihatinkan banyaknya persaingan antar anggota ojol, persaingan antar aplikasi, awalnya kehadiran aplikasi Gojek awal 2014 di Indonesia diambut antusias masyarakat, aplikasi produk anak bangsa uniform jaket hijau muda dan tua berlogo dan simbul merah putih menimbulkan kebanggaan, brand merk orang ke ojol pasti Gojek padahal masih aa beberapa seperti Grab, maxim, uber saat itu blue jek, tapi karena Gojek menawarkan layanan yang komplit seperti untuk pembayaran ada Go Pay, Go Food untuk makanan, Go Box untuk angkutan barang, sampai Go massage untuk pijit, keneragaman ini seolah memanjakan service klien apalagi dengan jorgan produk anak bangsa, maka tak mengherankan aplikasi lain berlomba-lomba mengikutinya.

Sesama warga Indonesia saya mengusulkan maraknya Koperasi Merah Putih (KMP) yang saat ini sedang gencar dibentuk maka saya berinistatif lebih afdol kalau kalau pengemudi online baik mobil maupun motor bergabung menjadi anggota Koperasi Merah putih karena jangkauan Koperasi ini sampai ke desa-desa, serta jaringan Telkom telah menyebar ke seluruh wilyah Indonesia.

Hal yang paling foundamental adalah dengan bergabungnya para pengemuni online ini ke Koperasi Merah Putih maka secara langsung mereka memiliki aplikasi itu sendiri jadi baik tidanya tergantung pemiliknya, karena mereka menentukan sistem sendiri, saya mengusulkan nama aplikasi Merah Putih supaya jiwa korsa membarah maka ojol pasti mempertahankan agar aplikasi milik berkembang baik, catatan asal jangan dijual ke pihak luar atau asing.

Kalau dikalkulasi rencana Koperasi Merah Putih ada 80.000 Koperasi tersebar di Indonesia Kelurahan mupun Desa, menurut data Badan Penyelenggara Jasa Sosial Kesehatan (BPJS) Ketenaga Kerjaan tahun 2025 berjumlah 2.000.000 orang bergabung ke Koperasi Merah Putih dengan Back Up Pemerintah sepenuh hati menalangi iuran pokok 100.000 x 2.000.000 orang = Rp.200.000.000.000 (dua ratus milyar) dari 100.000 iuran pokok bisa dibagi Rp.75,000 dibayar ojol 25.000 disubsidi Pemerintah, jadi ada komposisi saham kepemilikan antar Pemerintah dan ojol apabila ini dapat sinkron maka tidak akan terjadi demo karena kedua belah pihak saling menerima keuantungan setiap akhir tahun yang dibagi di forum Rapat Anggota Tahunan (RAT), ini konsep sistem ekonomi Indonesia sesuai amanah UUD 1945 pasal 33 ayat 1. Kelebihan lain aplikasi tidak akan perhi ke pihak Asing karena diawasi oleh masyarakat sebagai pemilik aplikasi ini.

Penulis : Sujatmiko

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPPS Tuah Serumpun Silaturahmi Dengan Kapolsek Tualang, Bahas Keamanan dan Pencegahan Tindak Kriminal Dikawasan Pasar

    MPPS Tuah Serumpun Silaturahmi Dengan Kapolsek Tualang, Bahas Keamanan dan Pencegahan Tindak Kriminal Dikawasan Pasar

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM – Masyarakat Pedagang Pasar kabupaten Siak (MPPS) Tuah Serumpun melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Kepala Kepolisian Sektor (KAPOLSEK) Tualang, Kompol Teguh Wiyono, SH., MH, Selasa (20/02/2026). Silatutahmi ini membahas terkait upaya pencegahan dan penanganan tindak kriminal di kawasan pasar Tuah serumpun. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pihak pengelola dan pengguna pasar […]

  • Akhirnya, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Waduk

    Akhirnya, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Waduk

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kampar – Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Provinsi Riau kembali menutup 2 pintu waduk, Sabtu (25/1/2025) siang pukul 12.00 WIB. Dhani Irwansyah selaku Manajer ULPLTA Koto Panjang, melalui suratnya menyampaikan bahwa penutupan 2 pintu waduk sehubungan dengan penurunan intensitas curah hujan di sisi hulu PLTA Koto Panjang. “Itu juga ikuti […]

  • Badan Gizi Nasional Tinjau Sosialisasi Calon Peserta Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan An-Nur Tualang

    Badan Gizi Nasional Tinjau Sosialisasi Calon Peserta Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan An-Nur Tualang

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Badan Gizi Nasional (BGN) pusat melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Siak utk melihat persiapan 10 calon peserta SPPG Yayasan An-Nur Tualang Kabupaten Siak dibawah pimpinan Bpk Abdul Muis yg sdh dimulai hari jumat kmrn tgl 13 Juni 2025 utk mengunjungi persiapan SPPG didaerah Kecamatan Sungai Apit, Sabak Auh, Bungaraya dan Dayun serta dilanjutkan […]

  • Surya Paloh Nonaktifkan Ahmad Sahroni dari DPR RI

    Surya Paloh Nonaktifkan Ahmad Sahroni dari DPR RI

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Nasional, PKUPOST.COM – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menonaktifkan dua anggotanya yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Anggota DPR RI. Pernyataan ini disampaikan Surya Paloh pada, Minggu (31/8/2025). “Dengan ini DPP Partai Nasdem menyatakan terhitung sejak hari Senin (1/9/2025) DPP Partai Nasdem menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari […]

  • Bantah Keterangan Jufrizal di MK, Ketua Panwascam Tualang Suwito : Saya Tidak Pernah Bilang Seperti Itu

    Bantah Keterangan Jufrizal di MK, Ketua Panwascam Tualang Suwito : Saya Tidak Pernah Bilang Seperti Itu

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) menyanggah kalimat yang dikeluarkan Jufrizal saat bersaksi pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Pilkada kab. Siak di Mahkamah Konstitusi Jakarta (17/2/2025). Dimana saksi pemohon (Jufrizal) mengatakan bahwa saya (Suwito) pernah mengatakan di TPS 48 kel. Perawang kec. Tualang bisa dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Berikut percakapan mereka yang […]

  • Yayasan An Nur Gelar Pelatihan Keamanan dan K3 Pangan Siap Saji di Tualang

    Yayasan An Nur Gelar Pelatihan Keamanan dan K3 Pangan Siap Saji di Tualang

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabarkini, PKUPOST.COM – Yayasan Pendidikan An Nur melalui Satuan Pelaksana Penjamah Gizi (SPPG) Aneka Kuliner Nusantara dan Aneka Rasa Perawang menyelenggarakan pelatihan intensif mengenai Pangan Siap Saji dan Penjamahan Pangan untuk para relawan dapur. Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas dan keamanan pangan yang dikelola, sekaligus menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di dapur. Pelatihan […]

expand_less