Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Titikumpul » Wajib Tahu » Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

  • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

PKUPOST.COM, Budaya – Mudik menjadi rutinitas yang wajib dilakukan oleh masyarakat Indonesia terkhusus umat muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan.

Bahkan jumlah pemudik tahun ini mencapai 146,48 juta jiwa, angka ini turun dari yang sebelumnya tahun 2024 mencapai 193.6 juta jiwa.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik memiliki arti pulang ke kampung halaman. Dalam bahasa jawa, mudik berasal dari 2 kata yakni mulih dan diluk yang berarti pulang kekampung halaman sebentar setelah merantau.

Mengenal awal mulanya, mengulik tradisi mudik telah ada di Nusantara sejak masa kerajaan Majapahit bahkan mengakar ke beberapa masa setelahnya seperti masa kekuasaan Mataram Islam hingga tahun 1960an.

Pada masa kerajaan Majapahit, para pegawai kerajaan yang tersebar di penjuru kerajaan hingga Sri Lanka dan semenanjung Malaya pulang ke pusat kerajaan untuk kunjungi raja dan kampunh halaman.

Ketika masa kekuasaan Mataram Islam, para pegawai kerajaan yang tersebar di beberapa daerah, pulang ke pusat kerajaan saat Idul Fitri untuk menghadap raja. Cikal bakal mudik pada Idul Fitri bisa kita lihat pada era ini.

Fenomena mudik lainnya berkembang pada era awal kemerdekaan. Pada masa ini banyak warga yang merantau ke jakarta untuk mencari penghidupan dengan menaruh harapan mencapai kesuksesan. Tahun 1950 tercatat jumlah penduduk Jakarta melonjak naik mencapai 1.4 juta jiwa, dimana sebelumnya pada tahun 1918 jumlah penduduk Jakarta hanya sebanyak 800 ribu jiwa. Para perantau di Jakarta ini akan mudik ketika Idul Fitri.

Pemerintah kemudian menaruh perhatian ketika memasuki masa mudik tiba, dimana pemerintah kembali mengaktifkan jalur kereta api yang dibangun pada era kolonial.

Masuk tahun 1980an seiring perkembangan industri penerbangan dan kapal laut, opsi sarana transportasi saat mudik pun makin banyak. Masyarakat dapat memilih sarana transportasi berdasarkan waktu dan jarak tempuh kota tujuan untuk efisiensi.

Hingga tahun 1990 sampai 2000 an perkembangan transportasi pribadi seperti mobil pribadi dan kendaraan bermotor dapat diakses oleh masyarakat secara luasa, banyak masyarakat yang juga mudik menggunakan kendaraan pribadi tersebut. Sehingga arus mudik terlihat dipadati oleh banyaknya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan kekampung halaman.

Pada masa saat ini, fenomena mudik sangat berkembang dari banyaknya alternatif pilihan sarana mudik, bahkan pemerintah memberi fasilitasi transportasi mudik gratis bagi masyarakat yang hendak mudik kekampung halaman.

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkomdigi dan Diskominfo Siak Dorong Kemandirian Digital Masyarakat Lewat Pelatihan AI dan Konten Kreatif

    Kemenkomdigi dan Diskominfo Siak Dorong Kemandirian Digital Masyarakat Lewat Pelatihan AI dan Konten Kreatif

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) melalui Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Komdigi Medan, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Siak, menggelar pelatihan digital bertema pemasaran digital dasar dengan Artificial Intelligence (AI) dan video content creator. Pelatihan ini mendorong kemandirian digital masyarakat lewat pengenalan AI dan konten kreatif. Pelatihan menyasar masyarakat […]

  • Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih, KGN Siapkan Ratusan Pemandu KDKMP

    Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih, KGN Siapkan Ratusan Pemandu KDKMP

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Nasional, PKUPOST.COM – Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Pemandu dan Fasilitator untuk melatih anggota Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan berlangsung pada 29 September hingga 2 Oktober 2025 di Ciawi, Bogor. Acara dibuka dengan laporan dari Koordinator Pelaksana, Adji Gutomo, dilanjutkan dengan arahan oleh Ketua Umum KGN, Jasmin […]

  • Langgar Kesepakatan, Komisi II DPR RI Panggil Kemendagri Terkait Mundurnya Pelantikan Kepala Daerah

    Langgar Kesepakatan, Komisi II DPR RI Panggil Kemendagri Terkait Mundurnya Pelantikan Kepala Daerah

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Nasional – Pengunduran pelantikan Kepala Daerah pada 18-20 Februari, dinilai Anggota Komisi II DPR RI Mohammad Toha telah menyalahi aturan yang telah disepakati bersama. Keputusan mundurnya jadwal pelantikan tersebut juga tidak melibatkan DPR RI terkhusus di Komisi II. Pasalnya, Komisi II DPR RI telah melakukan Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) […]

  • PSSI Resmi Pecat STY, Erick Tohir Sebut Untuk Kebaikan Timnas

    PSSI Resmi Pecat STY, Erick Tohir Sebut Untuk Kebaikan Timnas

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi umumkan pemecatan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong resmi dipecat. Erick Thohir selaku Ketum PSSI menjelaskan terkait pemecatan STY. “Apa yang kita lakukan hari ini tidak lain untuk kebaikan Tim Nasional. Dalam kurun waktu 1-2 tahun ini kita memiliki program yang selalu konsisten dan transparan dalam setiap […]

  • Milenial Partai Nasdem Tualang Tolak Wacana PSU

    Milenial Partai Nasdem Tualang Tolak Wacana PSU

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, SIAK – Relawan Milenial Partai Nasdem Kecamatan Tualang juga bersama dengan tegas menolak untuk wacana terjadinya PSU (Pemungutan Suara Ulang) di Pilkada Kabupaten Siak. Kamis(12/12/2024) Selaku Ketua Milenial Partai Nasdem Tualang, Dinta Saputra berharap kepada seluruh masyarakat mengajak masyarakat untuk bersama – sama menolak terjadinya wacana PSU. “Mewakili Milenial Partai Nasdem Tualang, saya mengajak […]

  • HUT ke-68 Riau, Abdul Wahid Sampaikan Harapan Bagi Hasil Daerah

    HUT ke-68 Riau, Abdul Wahid Sampaikan Harapan Bagi Hasil Daerah

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Riau – Rayakan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-68, Gubernur Riau, Abdul Wahid sampaikan harapan bagi hasil daerah yang adil untuk kemajuan pembangunan Provinsi Riau pada . Dalam sambutannya Abdul Wahid menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan rencana pembangunan Provinsi Riau kedepan. Abdul Wahid menyampaikan, terkait bagi hasil daerah telah disampaikan langsung kepada Menteri […]

expand_less