Yayasan An Nur Gelar Pelatihan Keamanan dan K3 Pangan Siap Saji di Tualang
- calendar_month Ming, 9 Nov 2025
- visibility 79
- comment 0 komentar

Kabarkini, PKUPOST.COM – Yayasan Pendidikan An Nur melalui Satuan Pelaksana Penjamah Gizi (SPPG) Aneka Kuliner Nusantara dan Aneka Rasa Perawang menyelenggarakan pelatihan intensif mengenai Pangan Siap Saji dan Penjamahan Pangan untuk para relawan dapur.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas dan keamanan pangan yang dikelola, sekaligus menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di dapur.
Pelatihan wajib ini berlangsung di Aula Kantor Camat Tualang, Kabupaten Siak, dan diikuti oleh seluruh pekerja dari dua dapur SPPG tersebut. Acara dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Minggu (9/11)
Mewakili Kepala Yayasan Pendidikan An Nur, Dodi Eka Saputra ST MT menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah pembekalan fundamental sebelum para relawan menjalankan tugas di dapur.
“Ini merupakan pembekalan sebelum melaksanakan pekerjaan di dapur nantinya,” ujar Dodi Eka Saputra.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan ilmu yang didapatkan dalam bekerja.

Senada dengan itu, Kepala SPPG Aneka Kuliner Nusantara, Rahmad Kurnia SPd, menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat berguna untuk membekali para relawan yang akan beraktivitas di dapur. Sementara itu, Kepala SPPG Aneka Rasa Perawang, Rafif Riski Zafitrah SI Kom, menekankan aspek komitmen setelah pelatihan.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, rekan-rekan dari relawan bisa komitmen untuk menjaga kualitas pangan di dapur MBG nantinya,” kata Rafif Riski Zafitrah.
Pelatihan menghadirkan materi-materi krusial yang disampaikan langsung oleh perwakilan Puskesmas Perawang. Eldina Sari Tambunan SKM, Koordinator K3 Puskesmas Perawang, membawakan materi tentang Kesehatan Keselamatan Kerja di dapur SPPG.
Eldina secara rinci menjelaskan mengenai keselamatan kerja di dapur, risiko kecelakaan kerja, potensi kerugian akibat kerja, serta kesehatan kerja. Ia secara khusus menekankan cara-cara pencegahan untuk meminimalisir kecelakaan kerja.
“Dalam bekerja, selalu utamakan untuk menggunakan APD (Alat Pelindung Diri),” tegas Eldina, seraya menambahkan pentingnya pengetahuan dasar pencegahan kebakaran.
Dari sisi kesehatan lingkungan dan mutu pangan, materi disampaikan oleh Ibnu Budina dari Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Puskesmas Perawang. Materi yang disajikan meliputi kebijakan keamanan pangan siap saji, langkah antisipasi keracunan, standar tempat pengolahan pangan (TPP), Syarat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan Standar Baku Mutu Kesehatan Pangan.
Pelatihan ini diakhiri dengan ujian tertulis yang diikuti oleh seluruh relawan dari kedua dapur SPPG tersebut, menandai kesiapan mereka untuk bertugas dengan mengedepankan standar keamanan dan kebersihan pangan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. (Rls)
- Penulis: Bery Sisma


Saat ini belum ada komentar