Bilik Cafe Joy Boz Perawang Diduga Jadi Tempat Pacaran Muda-mudi, Masyarakat Minta APH Untuk Ditertibkan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

PKUPOST.COM – Keberadaan tempat hiburan Joy Boz Perawang Cafe Gaming Entertaint yang berlokasi di Jalan Hang Jebat, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, kini tengah menjadi sorotan tajam.
Pasalnya, fasilitas bilik permainan Playstation (PS) dan bioskop mini di lantai dua kafe tersebut diduga kuat kerap disalahgunakan oleh sejoli remaja sebagai tempat berpacaran yang tertutup dari pengawasan publik.
Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat, khususnya para pemuda setempat yang menilai operasional tempat tersebut berpotensi merusak moralitas dan etika sosial di Negeri Istana.
Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun, lantai dua gedung tersebut menyediakan belasan bilik Playstation dan bilik tempat menonton video dengan desain tertutup. Mirisnya, tidak terlihat adanya regulasi ketat atau larangan tertulis bagi pengunjung lawan jenis (bukan muhrim) untuk masuk ke dalam satu ruangan yang sama.
Salah seorang pemuda Kecamatan Tualang yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa aktivitas keluar-masuk muda-mudi di bilik tersebut sudah berlangsung cukup lama dan terlihat secara kasat mata.
“Kami sering menyaksikan pasangan muda-mudi masuk ke bilik-bilik tertutup itu. Minimnya pengawasan dari pengelola seolah memberi ruang bagi aktivitas yang tidak sepantasnya. Jika dibiarkan, ini jelas mencederai nilai-nilai kesantunan di Kabupaten Siak,” ujarnya. Rabu (4/3)
Secara etika, keberadaan bilik hiburan tertutup tanpa pengawasan di lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai religius seperti Siak dinilai sangat merugikan. Masyarakat khawatir tempat ini akan menjadi preseden buruk bagi pola pergaulan remaja di Tualang.
“Ini bukan soal menghalangi usaha orang, tapi soal bagaimana pelaku usaha menjaga etika. Jika bisnis dibiarkan tanpa kontrol moral, yang dirugikan adalah masa depan anak-anak kita di sini,” tambah warga lainnya.
Prinsip keberimbangan menjadi prioritas dalam laporan ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen Joy Boz Perawang Cafe Gaming Entertaint untuk mendapatkan klarifikasi resmi terkait dugaan pembiaran aktivitas tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan dari pihak pengelola mengenai standar operasional prosedur (SOP) penggunaan bilik di lantai dua tersebut maupun tanggapan atas keresahan masyarakat.
Diharapkan pihak berwenang, baik dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun aparat pemerintah kecamatan, dapat segera meninjau lokasi guna memastikan izin operasional berjalan sesuai dengan norma dan peraturan daerah yang berlaku. (Bery)
- Penulis: Bery sisma


Saat ini belum ada komentar