Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Titikumpul » Wajib Tahu » Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

  • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

PKUPOST.COM, Budaya – Mudik menjadi rutinitas yang wajib dilakukan oleh masyarakat Indonesia terkhusus umat muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan.

Bahkan jumlah pemudik tahun ini mencapai 146,48 juta jiwa, angka ini turun dari yang sebelumnya tahun 2024 mencapai 193.6 juta jiwa.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik memiliki arti pulang ke kampung halaman. Dalam bahasa jawa, mudik berasal dari 2 kata yakni mulih dan diluk yang berarti pulang kekampung halaman sebentar setelah merantau.

Mengenal awal mulanya, mengulik tradisi mudik telah ada di Nusantara sejak masa kerajaan Majapahit bahkan mengakar ke beberapa masa setelahnya seperti masa kekuasaan Mataram Islam hingga tahun 1960an.

Pada masa kerajaan Majapahit, para pegawai kerajaan yang tersebar di penjuru kerajaan hingga Sri Lanka dan semenanjung Malaya pulang ke pusat kerajaan untuk kunjungi raja dan kampunh halaman.

Ketika masa kekuasaan Mataram Islam, para pegawai kerajaan yang tersebar di beberapa daerah, pulang ke pusat kerajaan saat Idul Fitri untuk menghadap raja. Cikal bakal mudik pada Idul Fitri bisa kita lihat pada era ini.

Fenomena mudik lainnya berkembang pada era awal kemerdekaan. Pada masa ini banyak warga yang merantau ke jakarta untuk mencari penghidupan dengan menaruh harapan mencapai kesuksesan. Tahun 1950 tercatat jumlah penduduk Jakarta melonjak naik mencapai 1.4 juta jiwa, dimana sebelumnya pada tahun 1918 jumlah penduduk Jakarta hanya sebanyak 800 ribu jiwa. Para perantau di Jakarta ini akan mudik ketika Idul Fitri.

Pemerintah kemudian menaruh perhatian ketika memasuki masa mudik tiba, dimana pemerintah kembali mengaktifkan jalur kereta api yang dibangun pada era kolonial.

Masuk tahun 1980an seiring perkembangan industri penerbangan dan kapal laut, opsi sarana transportasi saat mudik pun makin banyak. Masyarakat dapat memilih sarana transportasi berdasarkan waktu dan jarak tempuh kota tujuan untuk efisiensi.

Hingga tahun 1990 sampai 2000 an perkembangan transportasi pribadi seperti mobil pribadi dan kendaraan bermotor dapat diakses oleh masyarakat secara luasa, banyak masyarakat yang juga mudik menggunakan kendaraan pribadi tersebut. Sehingga arus mudik terlihat dipadati oleh banyaknya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan kekampung halaman.

Pada masa saat ini, fenomena mudik sangat berkembang dari banyaknya alternatif pilihan sarana mudik, bahkan pemerintah memberi fasilitasi transportasi mudik gratis bagi masyarakat yang hendak mudik kekampung halaman.

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Radio RPK 92.0 FM, Satlantas Polres Siak Sosialisasikan Operasi Lilin Lancang Kuning 2024

    Melalui Radio RPK 92.0 FM, Satlantas Polres Siak Sosialisasikan Operasi Lilin Lancang Kuning 2024

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, SIAK – Dalam rangka Operasi Lilin Lancang Kuning 2024, Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Siak sosialisasikan himbauan kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) Lantas melalui Siaran Radio RPK 92.0 FM. Selasa(24/12/2024) Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi melalui Kasat Lantas, AKP Kaliman Siregar memberitahukan Kegiatan Operasi Lilin Lancang Kuning 2024 dimulai dari tanggal […]

  • Kemenkop Targetkan RUU Perkoperasian disahkan Maret 2025

    Kemenkop Targetkan RUU Perkoperasian disahkan Maret 2025

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Nasional – Kementerian Koperasi (Kemenkop) percepat penyelesaian pembahasan Draft Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Pembahada. Draft RUU Perkoperasian ini dilakukan secara intensif oleh Kemenkop bersama Badan Legislasi DPR RI dengan stakeholder lainnya. Henra Saragih, selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop, menjelaskan bahwa ada […]

  • Retno Guntoro Terpilih Sebagai Ketua PAC GP Ansor Kec. Lubuk Dalam

    Retno Guntoro Terpilih Sebagai Ketua PAC GP Ansor Kec. Lubuk Dalam

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kec. Lubuk Dalam Kab. Siak, Provinsi Riau mengadakan Konfercab, di Gedung serba guna Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Lubuk Dalam, Kampung Rawang kao Barat pada Senin (3/2/2025). Dalam kegiatan ini tampak dihadiri oleh Ketua PC Ansor Kab. Siak, Bahrohi, perwakilan MWCNU Lubuk Dalam, serta seluruh ketua […]

  • PT. IKPP Kembali Adakan Program Vokasi Dual System Batch 3

    PT. IKPP Kembali Adakan Program Vokasi Dual System Batch 3

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – PT Indah Kiat Pulp & Paper kembali menyelenggaran on boarding untuk program Vokasi Dual System Batch 3 sekaligus penyambutan pengangkatan karyawan dari program Apprenticeship. Jumat (14/02/2025). Program Vokasi Dual System Batch 3 ini diikuti oleh 70 siswa dari berbagai sekolah kejurusan dan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Riau. Peserta akan mengikuti […]

  • LMB Nusantara dan PERPAT Apresiasi CFD di Tualang

    LMB Nusantara dan PERPAT Apresiasi CFD di Tualang

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • visibility 962
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) kedua di Kecamatan Tualang menarik banyak perhatian masyarakat pada, Minggu (24/8/2025). CFD yang berlangsung didepan taman Motuyoko dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurijal dan mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Tualang. Panglimo Laskar Melayu Bersatu Nusantara (LMB Nusantara) Dt Anto King memberi apresiasi yang baik bagi pemerintah Kabupaten Siak dan […]

  • Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Siak Gelar Parapatan Luhur di Dayun

    Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Siak Gelar Parapatan Luhur di Dayun

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Bila tidak aral melintang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Siak Pusat Madiun, Minggu 26 Januari 2025 akan menggelar parapatan luhur (pemilihan ketua) masa bakti 2025-2030 di Kecamatan Dayun.  Ketua Panitia Erwin Suprapto SH. MH.CPM.CPArb ketika di konfirmasi media ini mengatakan bahwa sekitar 70 pendekar akan berkumpul dalam kegiatan tersebut. “Inshaallah besok […]

expand_less