Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Titikumpul » Wajib Tahu » Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

  • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

PKUPOST.COM, Budaya – Mudik menjadi rutinitas yang wajib dilakukan oleh masyarakat Indonesia terkhusus umat muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan.

Bahkan jumlah pemudik tahun ini mencapai 146,48 juta jiwa, angka ini turun dari yang sebelumnya tahun 2024 mencapai 193.6 juta jiwa.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik memiliki arti pulang ke kampung halaman. Dalam bahasa jawa, mudik berasal dari 2 kata yakni mulih dan diluk yang berarti pulang kekampung halaman sebentar setelah merantau.

Mengenal awal mulanya, mengulik tradisi mudik telah ada di Nusantara sejak masa kerajaan Majapahit bahkan mengakar ke beberapa masa setelahnya seperti masa kekuasaan Mataram Islam hingga tahun 1960an.

Pada masa kerajaan Majapahit, para pegawai kerajaan yang tersebar di penjuru kerajaan hingga Sri Lanka dan semenanjung Malaya pulang ke pusat kerajaan untuk kunjungi raja dan kampunh halaman.

Ketika masa kekuasaan Mataram Islam, para pegawai kerajaan yang tersebar di beberapa daerah, pulang ke pusat kerajaan saat Idul Fitri untuk menghadap raja. Cikal bakal mudik pada Idul Fitri bisa kita lihat pada era ini.

Fenomena mudik lainnya berkembang pada era awal kemerdekaan. Pada masa ini banyak warga yang merantau ke jakarta untuk mencari penghidupan dengan menaruh harapan mencapai kesuksesan. Tahun 1950 tercatat jumlah penduduk Jakarta melonjak naik mencapai 1.4 juta jiwa, dimana sebelumnya pada tahun 1918 jumlah penduduk Jakarta hanya sebanyak 800 ribu jiwa. Para perantau di Jakarta ini akan mudik ketika Idul Fitri.

Pemerintah kemudian menaruh perhatian ketika memasuki masa mudik tiba, dimana pemerintah kembali mengaktifkan jalur kereta api yang dibangun pada era kolonial.

Masuk tahun 1980an seiring perkembangan industri penerbangan dan kapal laut, opsi sarana transportasi saat mudik pun makin banyak. Masyarakat dapat memilih sarana transportasi berdasarkan waktu dan jarak tempuh kota tujuan untuk efisiensi.

Hingga tahun 1990 sampai 2000 an perkembangan transportasi pribadi seperti mobil pribadi dan kendaraan bermotor dapat diakses oleh masyarakat secara luasa, banyak masyarakat yang juga mudik menggunakan kendaraan pribadi tersebut. Sehingga arus mudik terlihat dipadati oleh banyaknya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan kekampung halaman.

Pada masa saat ini, fenomena mudik sangat berkembang dari banyaknya alternatif pilihan sarana mudik, bahkan pemerintah memberi fasilitasi transportasi mudik gratis bagi masyarakat yang hendak mudik kekampung halaman.

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sat Reskrim Polres Bengkalis Ungkap Modus Sindikat Perambah Hutan Lindung

    Sat Reskrim Polres Bengkalis Ungkap Modus Sindikat Perambah Hutan Lindung

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Bengkalis – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis berhasil membongkar sindikat perambah hutan lindung di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis dan menangkap seorang pria berinisial MD. Diketahui MD menjalankan aksinya dengan menyamarkan kegiatan perambahan sebagai aktivitas kelompok tani.  “Dengan modus ini, ia menjual lahan di kawasan hutan lindung seolah-olah milik kelompok tani, […]

  • Anggota DPRD Riau, Muhtarom, S.Ag Berhasil Perjuangkan Perbaikan Jalan di Siak

    Anggota DPRD Riau, Muhtarom, S.Ag Berhasil Perjuangkan Perbaikan Jalan di Siak

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Riau – Anggota DPRD Provinsi Riau Komisi IV, Muhtarom, S.Ag, berhasil perjuangkan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan di Kabupaten Siak dan sekitarnya. Pasalnya, Aspirasi masyarakat terkait kerusakan sejumlah ruas jalan Provinsi di Kabupaten Siak kini mulai terlihat aksi nyata dari kerja politik Muhtarom sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau. Melalui Inisiatif Muhtarom, perbaikan infrastruktur jalan […]

  • Peringati Hari Raya Waisak, Kanwil Kemenkumham Riau Beri Remisi Bagi Tahanan

    Peringati Hari Raya Waisak, Kanwil Kemenkumham Riau Beri Remisi Bagi Tahanan

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Pekanbaru – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan remisi khusus kepada warga binaan yang beragama Budha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai, Senin (12/5). Pemberian remisi ini dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak 2025, acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, pejabat struktural […]

  • Awal Tahun 2026, Polres Siak Gencarkan Razia Narkoba di Tempat Hiburan

    Awal Tahun 2026, Polres Siak Gencarkan Razia Narkoba di Tempat Hiburan

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Presisi, PKUPOST.COM — Guna menekan peredaran narkotika dan minuman keras (miras) berkadar alkohol tinggi, Polres Siak menggelar razia terpadu di dua tempat hiburan malam di wilayah Kecamatan Tualang, Kamis (1/1/2026) dini hari. Padal Tim Razia Ipda Rijal Karo Karo, S.H. Menjelaskan,” Razia yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB tersebut menyasar dua lokasi hiburan malam berinisial […]

  • Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Siak Gelar Parapatan Luhur di Dayun

    Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Siak Gelar Parapatan Luhur di Dayun

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Bila tidak aral melintang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Siak Pusat Madiun, Minggu 26 Januari 2025 akan menggelar parapatan luhur (pemilihan ketua) masa bakti 2025-2030 di Kecamatan Dayun.  Ketua Panitia Erwin Suprapto SH. MH.CPM.CPArb ketika di konfirmasi media ini mengatakan bahwa sekitar 70 pendekar akan berkumpul dalam kegiatan tersebut. “Inshaallah besok […]

  • CSR PT.IKPP Adakan Kegiatan Kolaborasi Membina Petani di Kampung Pinang Sebatang Barat

    CSR PT.IKPP Adakan Kegiatan Kolaborasi Membina Petani di Kampung Pinang Sebatang Barat

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, SIAK – Dalam rangka meningkatkan keanekaragaman tanaman pangan dan hortikultura CSR PT.IKPP (Indah Kiat Pulp & Paper) berharap melalui kegiatan ini, masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat langsung dari pengembangan sektor pertanian dan menciptakan lapangan pekerjaan baru di wilayah tersebut. Dalam hal ini CSR PT. IKPP memfasilitasi Kelompok Tani Tenda Biru Kampung Pinang Sebatang Barat […]

expand_less