Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opinikamu » Koperasi Merah Putih Impian Sang Kakek Presiden Prabowo

Koperasi Merah Putih Impian Sang Kakek Presiden Prabowo

  • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

PKUPOST.COM, Opinikamu – Dari judul di atas banyak orang bertanya-tanya mengapa demikian? Apa hubungan Kakek Presiden RI ke 8 Prabowo Subianto? orang tahunya sang Ayah Prof Widjodjo Nitisastro Begawan ekonomi Indonesia yang menggagas ekonomi Pancasila.

Sebagai praktisi koperasi bagi saya hal ini sudah saatnya impian Kakek Presiden Prabowo pegawai Pamong Praja tepatnya di Banyumas Raden Aria Admadja pioner gerakan koperasi Indonesia di Banyumas Jawa Tengah pada Tahun 1896, Ia terdorong oleh keinginannya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Maksud Patih tersebut untuk mendirikan koperasi kredit model seperti di Jerman. Cita-cita semangat tersebut selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode, seorang asisten residen Belanda. De Wolffvan Westerrode sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian.

Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan para pengijon. Ia juga menganjurkan mengubah Bank tersebut menjadi koperasi.

Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik. Ia pun berusaha menjadikan lumbung-lumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi. Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu berpendirian lain. Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru, bank –bank Desa , rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI). Semua itu adalah badan usaha Pemerntah dan dipimpin oleh orang-orang Pemerintah. Setelah merintis koperasi di masa penjajahan Raden Aria Admadja pada masa kemerdekaan mendirikan Bank BNI 46, itulah jiwa patriotism Presiden RI ke 6 ini sangat membumi dan merakyat karena gen perjuangan leluhurnya selalu berjuang untuk bangsa dan negara.

Munculnya gagasan membentuk Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI ke 8 ini sebenarnya tidak termaktup di materi kampanye Pilpres Tahun 2024, justru yang digaungkan adalah Makan Gratis Bergizi bagi anak-anak Sekolah tingkat dasar sampai menengah, namun di tengah perjalanan program Presiden menerbitkan Instruksi Presiden No 9 Tahun 2025 Tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serentak se Indonesia.

Kami sebagai masyarakat awam khususnya pegiat Koperasi di Indonesia sangat menyambut baik INPRES tersebut begitu keberpihakan Presiden Indonesia kali ini, sebab sangat menjiwai amanah semangat Pasal 33 Ayat 1 UUD 1945 Tentang bentuk Perekonomian Indonesia, yang berbunyi “Perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama atas azas kekeluargaan” walaupun ayat 1 ini diamandemen pada Tahun 2001 oleh DPR .MPR, namun RUH dari ayat tersebut masih melekat dalam gerkan koperasi Indonesia sampai saat ini.

Bukti sakralnya ayat tersebut yaitu perubahan Undang-undang nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasan Indonesia diganti dengan UU No 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian Indonesia namun hasil digugat oleh gerakan Koperasi ke Makamah Konstitusi dengan keputusan dibatalkan produk UU tersebut dan kembali ke UU No 25 Tahun 1992 sampai disempurnakan lagi.

Kembali kepada Inpres no 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah putih ini dapat dinilai bahwa pemikiran Presuiden Prabowo Subianto sangat memikirkan kepentingan rakyat, sebab dengan adanya Inpres ini semua lini elemen masyarkat dapat terlibat langsung ikut serta membangun perekonomian bersama secara masif sejagat antero Indonesia.

Apabila program ini dapat dilakukan secara serentak, terkondisi dengan baik maka konstruksi perekonomian Indonesia berubah secara total mendekati gagasan Ayahanda Presiden Prof Widjodjo Nitisastro tentang Ekonomi Pancasila, jadi ada korelasi yang siqnifikan antara ide Kakek Presiden kepada Ayahanda dan diiplementasikan oleh anaknya yang sekarang memimpin Bangsa Indonesia

Manfaat:

Publik banyak bertanya apa manfaat koperasi Merah Putih ini bagi kehidupan? Bukannya sebelumnya mertua Presiden Prabowo Subianto yaitu Presiden RI ke 2 Jenderal Soeharto juga pernah membuat program Koperasi Unit Desa (KUD) yang mana saat itu orde baru menjadi KUD ini sebagai ujung tombak pergerakan ekonomi di Desa. Namun setelah lengser Tahun 1998 KUD mengalami keterpurukan dan menimbulkan tanggungan hutang yang mengakibatkan kerugian materiil.

Namun bila dicermati Koperasi Merah  Putih ini yang didukung oleh 14 kementerian 4 badan otonom dan kepala daerah Gubernur, Bupati serta Walikota se Indonesia sangat menyambut antusias program ini. Kami banyak menelaah manfaat yang akan dinikmati oleh masyarakat pedesaan dan warga kota nantinya, manfaat pertama masyarakat dapat melakukan terbat langsung membangun perekonomian demi untuk meningkatkan taraf hidupnya, kedua pemerataan perputaran ekonomi dapat sampai menyentuh akar rumput (grass root).

Dalam Inpres tersebut dituangkan sekita 80.000 koperasi akan dibangun menyeluruh, berarti 80.000 Desa dan Kelurahan akan memiliki Koperasi Merah Putih ini, sebuah kebijakan yang sangat amazing, spektakuler dan dahsyat sekali bila dalam 5 Tahun mendatang minimal 40% koperasi yang dibentuk dapat optimal berhasil.

Tujuan:

Tujuan Koperasi Merah Putih ada beberapa poin yaitu(1) Pemerataan perekonomian Nasional berbasis masyarakat pedesaan, (2) Meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Pedesaan. (3) Mengoptimalkan SDM dan SDA Desa untuk dimanfaatkan sebagai potensi ekonomi. (4) Untuk mendapatkan harga murah yang dikelola oleh Koperasi Memutus rantai pasok barang komuditi kepada masyarakat.

Prospek Koperasi Merah Putih:

Masih menjadi tanya besar di masyarakat awam tentang program pembentukan Koperasi Merah putih ini, trauma masa orde baru karena kegagalan Koperasi Unit Desa yang mangkrak di tengah jalan apakah akan diulang oleh lagi oleh Presiden ke 8 ini? Sebagai pegiat Koperasi di Indonesia saya cukup optimis Koperasi merah putih ini dapat mencapai target yang diharapkan alasanya adalah:

  1. Koperasi Merah Putih ini digagas dan diinstruksikan oleh Presiden sendiri
  2. Didukung oleh 13 Kementerian 3 badan setingkat menteri 419 Guberdur 98 Bupati dan Wali Kota se Indonesia.
  3. Dipersiapkan anggaran yang fantastis yaitu sampai 400 triliun yang akan digunakan untuk modal mendirikan, modal melatih manajemen, dan modal untuk mengelola dan mengembangkan usahanya,
  4. Koperasi Merah Putih dipersiapkan untuk mendukung kerjasama memasok kebuthan program makan bergizi Gratis (MNG).
  5. Sebelum melakukan usaha Koperasi Merah Putih dipersiapkan manajemen yang handal karena dilakukan pelatihan dan pendampingan secara berkala.

Target:

Adapun yang diimpikan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan Koperasi Merah Putih ini untuk menyongsong Indonesia emas 2045 ysitu 100 tahun usia Indonesia yang melahirkan gernerasi unggulan yang telah mampu sejahtera Indonesia mandiri dalam ekonomi.

Harapan:

Sebagai masyarakat awam dan pelaku gerakan koperasi Kami sangat berharap bahwa adanya program Koperasi Merah Putih dapat melibatkan gerasi Muda untuk berpartisipasi aktif membangun tatanan kehidupan yang lebih baik, terakhir tiada hasil yang besar tanpa perjuangan gigi, karena buah manga bagus didapat karena memanjat pohon, bukan yang jatuh karena sudah busuk, maka dari itu kita berpositif thinking dengan program semoga bangsa ini menjadi unggul dan hidup karena kemakmuran di tanah yang subur, bukan sperti tikus mati di dalam lubung padi, sekali merdeka tetap merdeka.

Penulis : Sujatmiko, Direktur Indonesian Cooperator Club (ICC)

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Juang TNI AD Ke 79, Kodim 0322/Siak Mengadakan Kegiatan Donor Darah

    Hari Juang TNI AD Ke 79, Kodim 0322/Siak Mengadakan Kegiatan Donor Darah

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, SIAK – Memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-79, Kodim 0322/Siak mengadakan kegiatan Donor Darah di Aula Kodim 0322/Siak. Minggu (15/12/2024) Komandan Kodim 0322/Siak, Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, M.Han., dan Kepala Staf Kodim 0322/Siak, Mayor Inf Suratno, beserta seluruh personel Kodim dan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana turut mengikuti kegiatan Donor Darah sebagai […]

  • Kemenkop Targetkan RUU Perkoperasian disahkan Maret 2025

    Kemenkop Targetkan RUU Perkoperasian disahkan Maret 2025

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Nasional – Kementerian Koperasi (Kemenkop) percepat penyelesaian pembahasan Draft Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Pembahada. Draft RUU Perkoperasian ini dilakukan secara intensif oleh Kemenkop bersama Badan Legislasi DPR RI dengan stakeholder lainnya. Henra Saragih, selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop, menjelaskan bahwa ada […]

  • Geger.!! SHM Tak Diakui, Tanah Sepanjang Jalan Utama Perawang di Blokir

    Geger.!! SHM Tak Diakui, Tanah Sepanjang Jalan Utama Perawang di Blokir

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Perawang – Sertifikat Hal Milik (SHM) tak diakui, ratusan tanah dan bangunan sepanjang jalan utama perawang diblokir. Ratusan tanah dan bangunan di Kecamatan Tualang terdampak Zona Pengaruh SKK Migas. Permasalahan ini mencuat dari adanya warga pemilik rumah toko (ruko) mendapatkan penolakan dari lembaga keuangan dalam pengajuan pembiayaan yang diajukan karena dianggap berada dalam area […]

  • Anggota DPRD Riau, Muhtarom, S.Ag Berhasil Perjuangkan Perbaikan Jalan di Siak

    Anggota DPRD Riau, Muhtarom, S.Ag Berhasil Perjuangkan Perbaikan Jalan di Siak

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Riau – Anggota DPRD Provinsi Riau Komisi IV, Muhtarom, S.Ag, berhasil perjuangkan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan di Kabupaten Siak dan sekitarnya. Pasalnya, Aspirasi masyarakat terkait kerusakan sejumlah ruas jalan Provinsi di Kabupaten Siak kini mulai terlihat aksi nyata dari kerja politik Muhtarom sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau. Melalui Inisiatif Muhtarom, perbaikan infrastruktur jalan […]

  • Akhirnya, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Waduk

    Akhirnya, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Waduk

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kampar – Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Provinsi Riau kembali menutup 2 pintu waduk, Sabtu (25/1/2025) siang pukul 12.00 WIB. Dhani Irwansyah selaku Manajer ULPLTA Koto Panjang, melalui suratnya menyampaikan bahwa penutupan 2 pintu waduk sehubungan dengan penurunan intensitas curah hujan di sisi hulu PLTA Koto Panjang. “Itu juga ikuti […]

  • Wujudkan Asta Cita, PJ Gubri Siap Realisasi Swasembada Pangan di Riau

    Wujudkan Asta Cita, PJ Gubri Siap Realisasi Swasembada Pangan di Riau

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Penjabat Gubernur Riau (PJ Gubri), Rahman Hadi siap mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Riau, program ini merupakan salah satu bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Tentu kita di daerah harus segera menyiapkan langkah-langkah yang strategis dan terintegrasi untuk pelaksanaan program yang mendukung swasembada pangan tersebut,” ungkapnya pada kegiatan panen raya padi di Desa Bunga […]

expand_less