Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Titikumpul » Wajib Tahu » Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

Mengulik Sejarah Mudik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Era Majapahit

  • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

PKUPOST.COM, Budaya – Mudik menjadi rutinitas yang wajib dilakukan oleh masyarakat Indonesia terkhusus umat muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan.

Bahkan jumlah pemudik tahun ini mencapai 146,48 juta jiwa, angka ini turun dari yang sebelumnya tahun 2024 mencapai 193.6 juta jiwa.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik memiliki arti pulang ke kampung halaman. Dalam bahasa jawa, mudik berasal dari 2 kata yakni mulih dan diluk yang berarti pulang kekampung halaman sebentar setelah merantau.

Mengenal awal mulanya, mengulik tradisi mudik telah ada di Nusantara sejak masa kerajaan Majapahit bahkan mengakar ke beberapa masa setelahnya seperti masa kekuasaan Mataram Islam hingga tahun 1960an.

Pada masa kerajaan Majapahit, para pegawai kerajaan yang tersebar di penjuru kerajaan hingga Sri Lanka dan semenanjung Malaya pulang ke pusat kerajaan untuk kunjungi raja dan kampunh halaman.

Ketika masa kekuasaan Mataram Islam, para pegawai kerajaan yang tersebar di beberapa daerah, pulang ke pusat kerajaan saat Idul Fitri untuk menghadap raja. Cikal bakal mudik pada Idul Fitri bisa kita lihat pada era ini.

Fenomena mudik lainnya berkembang pada era awal kemerdekaan. Pada masa ini banyak warga yang merantau ke jakarta untuk mencari penghidupan dengan menaruh harapan mencapai kesuksesan. Tahun 1950 tercatat jumlah penduduk Jakarta melonjak naik mencapai 1.4 juta jiwa, dimana sebelumnya pada tahun 1918 jumlah penduduk Jakarta hanya sebanyak 800 ribu jiwa. Para perantau di Jakarta ini akan mudik ketika Idul Fitri.

Pemerintah kemudian menaruh perhatian ketika memasuki masa mudik tiba, dimana pemerintah kembali mengaktifkan jalur kereta api yang dibangun pada era kolonial.

Masuk tahun 1980an seiring perkembangan industri penerbangan dan kapal laut, opsi sarana transportasi saat mudik pun makin banyak. Masyarakat dapat memilih sarana transportasi berdasarkan waktu dan jarak tempuh kota tujuan untuk efisiensi.

Hingga tahun 1990 sampai 2000 an perkembangan transportasi pribadi seperti mobil pribadi dan kendaraan bermotor dapat diakses oleh masyarakat secara luasa, banyak masyarakat yang juga mudik menggunakan kendaraan pribadi tersebut. Sehingga arus mudik terlihat dipadati oleh banyaknya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan kekampung halaman.

Pada masa saat ini, fenomena mudik sangat berkembang dari banyaknya alternatif pilihan sarana mudik, bahkan pemerintah memberi fasilitasi transportasi mudik gratis bagi masyarakat yang hendak mudik kekampung halaman.

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugatan di Tolak, Putusan MA Perkuat Kepemimpinan Unggal Gultom di FSPTI Siak

    Gugatan di Tolak, Putusan MA Perkuat Kepemimpinan Unggal Gultom di FSPTI Siak

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – Mahkamah Agung Republik Indonesia menolak gugatan kasasi dengan Nomor 779/K/TUN/2024, mengenai gugatan Nelson Manalu dan rekan terkait Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (DPC FSPTI) Kabupaten Siak. Hal itu dibenarkan oleh Unggal Gultom Ketua DPC FSPTI Siak pimpinan Kasten Harianja selaku tergugat terintervensi. “Benar gugatan mereka (Nelson dkk) itu […]

  • Kunjungan kerja ke PT HABI, Komisi III DPRD Siak Tekankan Pentingnya Pengelolaan Limbah dan CSR

    Kunjungan kerja ke PT HABI, Komisi III DPRD Siak Tekankan Pentingnya Pengelolaan Limbah dan CSR

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, SIAK – Komisi III DPRD Kabupaten Siak melaksanakan kunjungan kerja ke PT HABI di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (3/01/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di bidang lingkungan hidup, khususnya terkait penanganan limbah cair, padat dan limbah B3 jika berdampak terhadap lingkungan masyarakat. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua komisi III DPRD […]

  • Wujudkan Asta Cita, PJ Gubri Siap Realisasi Swasembada Pangan di Riau

    Wujudkan Asta Cita, PJ Gubri Siap Realisasi Swasembada Pangan di Riau

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Penjabat Gubernur Riau (PJ Gubri), Rahman Hadi siap mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Riau, program ini merupakan salah satu bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Tentu kita di daerah harus segera menyiapkan langkah-langkah yang strategis dan terintegrasi untuk pelaksanaan program yang mendukung swasembada pangan tersebut,” ungkapnya pada kegiatan panen raya padi di Desa Bunga […]

  • Hadapi Wartawan Abal-Abal, PWI Taja Diskusi Jurnalistik Bersama Kepala Sekolah Se-Siak

    Hadapi Wartawan Abal-Abal, PWI Taja Diskusi Jurnalistik Bersama Kepala Sekolah Se-Siak

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan jurnalistik bagi kepala sekolah dan guru, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Siak menggelar Seminar Jurnalistik. Mengangkat tema Diskusi Jurnalistik Berintergritas, Membedakan Jurnalis Integritas dan Profesional dengan Jurnalis Abal- Abal, kegiatan diikuti sekitar 74 peserta perwakilan SMA se Kabupaten Siak. […]

  • Hasil Survei KIC, SPMB Dinilai Lebih Transparan dan Berkeadilan

    Hasil Survei KIC, SPMB Dinilai Lebih Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarkini, PKUPOST.COM – Katadata Insight Center (KIC) rilis laporan survei persepsi public terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan hasil tingkat penerimaan public terhadap SPMB mencapai 80%. Perlu diketahui SPMB merupakan perubahan istilah dan sistem dari yang sebelumnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ke SPMB. Mayoritas responden, sebanyak 88% menilai sistem SPMB dinilai lebih baik […]

  • Reses di Minas, Ridho Rizqi Maksimalkan Program Dapat Berjalan

    Reses di Minas, Ridho Rizqi Maksimalkan Program Dapat Berjalan

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Siak, PKUPOST.COM – Anggota DPRD Kabupaten Siak, Ridho Rizqi melakukan tatap muka atau Reses dengan masyarakat jalan Kasturi gang Amanah Rt.04/Rw.09 Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas. Kegiatan Reses di Minas ini juga didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Riau Muhtarom, S.Ag dari fraksi PKB. Dalam pemaparan, Ridho Rizqi menyampaikan saat ini keuangan Pemerintah Daerah tidak bisa […]

expand_less