Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opinikamu » Peluang Koperasi Merah Putih Mengelola Usaha Sumber Daya Alam Kabupaten Karimun

Peluang Koperasi Merah Putih Mengelola Usaha Sumber Daya Alam Kabupaten Karimun

  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

OPINIKAMU – Tahun 2025 merupakan gerbrakan spektakuler Pemerintahan RI Pimpinan Presiden Prabowo, dengan gerak cepat mengkoordinir 14 Kementerian, 4 Badan Kepala Daerah Gubernur, Bupati, Kota se Indonesia untuk mempercepat terbentuknya Koperasi Merah Putih tingkat Desa dan Kelurahan.

Bila dicermati pembentukan Koperasi ini terkesan berspekulasi atau gegabah padahal itu penilaian yang salah, sebab koperasi tealah diamanahkan dalam Undang-undang 1945 Pasal 33 Ayat 1 yang berbunyi “Perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama atas azas kekeluargaan” jelas bunyi pasal ini tersirat mewajibkan semua kepala daerah dari pusat sampai daerah melakasanakan program ini secara bersama-sama dan terpadu.

Adapun usaha-usaha Koperasi Merah Putih ini mengelola sumber daya manusia (SDM) dan Sumber daya Alam (SDA) lokal baik jenis Jasa, Produksi, maupun konsumen, banyak masyarakat yang belum memahami dunia usaga perkoperasian, masih banyak masyarakat awam beranggapan program ini adalah bantuan sosial, hal tersebut dimaklumi karena selama ini Koperasi hanya sebagai life service serimonial saja saat tanggal 12 Juli bertepatan Hari Koperasi Nasional.

Seperti contoh perkoperasian di Negara-negara maju pengelolaan serius sehingga kemanfaatan koperasi dapat dinikmati oleh masyarakat secara langsung, koperasi tidak sebatas usaha simpan pinjam, pembayaran PLN, PDAM, pembelian pulsa saja tetapi Koperasi sebagai sarana infrastruktur perekonomian bangsa dalam menggerakan kegiatan usaha masyarakat.

Kabupaten Karimun Propinsi Kepulauan Riau.

Melihat potensi SDA Kabupaten Karimun Propinsi kepulauan Riu yang terletak diujung Barat berbatasan dengan Malaysia, dan Singapure, memiliki potensi yang sangat melimpah sperti tambang, perkebunan, perikanan, pariwisata.

Kabupaten Karimun adalah sebuah wilayah kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Ibu kota Kabupaten Karimun adalah Tanjung Balai Karimun yang merupakan bagian dari Kecamatan Karimun. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.984 km², dengan luas daratan 1.524 km² dan luas lautan 6.460 km². Kabupaten Karimun terdiri dari 198 pulau dengan 67 diantaranya berpenghuni.

Pada pertengahan tahun 2024, kabupaten Karimun memiliki jumlah penduduk sebanyak 272.391 jiwa, dengan kepadatan penduduk 180 jiwa/km².  Kabupaten Karimun berbatasan dengan kabupaten Kepulauan Meranti di sebelah Barat, kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir provinsi Riau di sebelah Selatan, Selat Malaka di sebelah Utara, dan kota Batam di sebelah Timu kecamatan dan kelurahan/desa di kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

Kabupaten Karimun memiliki 14 kecamatan, 29 kelurahan dan 42 desa (dari total 70 kecamatan, 141 kelurahan dan 275 desa di seluruh Kepulauan Riau).

Apa peran Koperasi Merah Putih terhadap potensi SDA tersebut? Kabupaten Karimun kaya akan potensi sumber daya alam bahan galian diantaranya bauksit, timah, granit, pasir darat dan pasir laut. Potensi yang dimiliki Kabupaten Karimun menjadikan pengambilan hasil pertambangan dan bahan galian pasir sebagi objek pajak yang harus dipungut oleh pemerintah daerah.

Seperti perikanan laut, pertambangan, pariwisata, dan perdagangan. Wilayahnya yang sebagian besar terdiri dari lautan mendukung sektor perikanan yang melimpah, sementara cadangan bahan tambang seperti bauksit, timah, dan granit juga melimpah. Selain itu, potensi pariwisata juga menarik, dengan adanya objek wisata seperti Air Terjun Pongkar dan Pantai, serta potensi sarana dan prasarana yang mendukung. Sebagai wilayah perbatasan, Karimun juga memiliki potensi investasi yang kuat, termasuk dalam sektor:

Perikanan Laut:
Wilayah laut Kabupaten Karimun yang luas dan subur menjadi potensi besar untuk perikanan, termasuk budidaya rumput laut. 

Pertambangan:
Cadangan bahan tambang seperti bauksit, timah, granit, pasir darat, dan pasir laut merupakan potensi yang dapat dikembangkan. 

Pariwisata:
Objek wisata seperti Air Terjun Pongkar, Pantai, dan berbagai objek lain di pulau-pulau Karimun memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. 

Perdagangan:
Letak strategis sebagai wilayah perbatasan dengan Malaysia dan Singapura, serta dekat dengan Batam, memberikan peluang besar bagi pengembangan sektor perdagangan dan logistik. 

Pertanian dan Perkebunan:
Meskipun bukan fokus utama, Karimun juga memiliki potensi dalam pengembangan tanaman hortikultura dan perkebunan seperti karet, kelapa, dan kelapa sawit. 

Industri:
Potensi industri di Karimun dapat dikembangkan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta di luar KPBPB. 

Investasi:
Dengan luas wilayah yang besar dan berbagai potensi, Karimun menjadi wilayah yang menarik bagi investor, terutama dalam sektor perikanan, pariwisata, dan perdagangan. 

Peran Koperasi Merah Putih:
Dari potensi tersebut di atas apakah Koperasi Merah Putih dapat mengelola untuk usaha? Jawabnya bisa sekali, karena dalam sistem usaha Koperasi diperbolehkan melakukan usaha yang terkait pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dengan catatan kualifikasi perijinan sesuai dengan peraturan yang berlaku, dalam perkoperasian usaha yang mengelola semua jenis usaha disebut Koperasi serba usaha (KSU) hal ini memungkin masyarakat atau anggota koperasi yang majemuk dapat menggalih potensi usaha sesuai bidang yang dikelolanya.

Bagaimana pola keterlibatan Koperasi Merah Putih dapat hak mengelolanya? Salah satu aspek adalah kebijakan kepala daerah Bupati dapat menerbitkan peraturan Daerah yang memberikan wewenang kepada Koperasi Merah Putih untuk mengelola SDA setempat seperti, Timah, bauksit.

Tahapan Pelaksanaan:
Bupati menerbitkan Peraturan Bupati yang mengatur tentang pengelolaan Sumber Daya Alam oleh Koperasi Merah putih dengan pola kerjasama bagi hasil.

Koperasi Merah Putih melatih anggotanya untuk dapat mengelola aneka potensi SDA
Dengan kemudahan akses permodalan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi, maka Koperasi Merah Putih dapat mengajukan modal pinjaman kepada LPDB.

Selain dilatih keterampilan SDM anggota Koperasi Merah Putih, untuk memudahkan dan pengamanan keungan usaha maka digunakan sistem digitalisasi.

Supaya keanggotaan koperasi merah putih ini massif, maka dapat digunakan Kartu serbaguna yang disebut akrtu anggota Koperasi Merah Putih sebagai akses, seperti untuk Tarik tunai uang, kesehatan, transaksi, dan penyimpanan uang.

Mekanisme koordinasi, yaitu membentuk jaringan Koperasi Merah Putih se kabupaten Karimun sebagai instrument usaha yang terkait antar koperasi, sehingga kebijakan Bupati dapat terintegrasi dengan Koperasi Merah Putih se Kabupaten Karimun.

Kesimpulan:
Bahwa Koperasi Merah Putih dapat melakukan segala kegiatan seperti badan usaha lainnya, hal tersebut memiliki kesamaan dengan PT, CV, UD asal KBLI dan NIB sesuai dengan bidang usaha yang dikelolanya, maka peluang KMP di masa mendatang sang prospek karena dapat melibatkan masyarakat pada umumnya dengan catatan menajmen dikelola secara professional.

Penulis : Sujatmiko (Indonesian Cooperators Club)

  • Penulis: Allbert F Syaid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Anggaran Kemenkop Turun Menjadi Rp317,48 Miliar

    Efisiensi Anggaran Kemenkop Turun Menjadi Rp317,48 Miliar

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Nasional – Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengalami efisiensi Pagu Anggaran 2025 Turun 156 miliar menjadi Rp317,48 dari yang sebelumnya Rp473,31 miliar. Menkop Budi Arie Setiadi menilai efisiensi yang dilakukan ini bukan berarti menjadi penghambat jalannya program yang sudah ditetapkan. Pada Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI, Menkop Budi Ari Setiadi menyampaikan bahwa program […]

  • Terkait Masalah Sampah di Kecamatan Tualang Komisi lll DPRD Kabupaten Siak Tinjau Langsung ke TPA

    Terkait Masalah Sampah di Kecamatan Tualang Komisi lll DPRD Kabupaten Siak Tinjau Langsung ke TPA

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Siak – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak melakukan kunjungan lapangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Tualang untuk meninjau langsung kondisi pengelolaan sampah dan membahas langkah strategis penanganannya. Rombongan dipimpin langsung oleh Komisi III DPRD, dengan kehadiran sejumlah anggota dewan, antara lain Marudut Pakpahan, Budiono, Sudarman, H. Rida Alwis, Fitra, […]

  • LMB Nusantara dan PERPAT Apresiasi CFD di Tualang

    LMB Nusantara dan PERPAT Apresiasi CFD di Tualang

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • visibility 962
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) kedua di Kecamatan Tualang menarik banyak perhatian masyarakat pada, Minggu (24/8/2025). CFD yang berlangsung didepan taman Motuyoko dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurijal dan mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Tualang. Panglimo Laskar Melayu Bersatu Nusantara (LMB Nusantara) Dt Anto King memberi apresiasi yang baik bagi pemerintah Kabupaten Siak dan […]

  • Defisit 1.76T, Cipayung Plus dan KNPI Desak DPRD Riau Segera Bentuk Pansus

    Defisit 1.76T, Cipayung Plus dan KNPI Desak DPRD Riau Segera Bentuk Pansus

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Pekanbaru – Gabungan elemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Riau, bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau serta sejumlah organisasi kemahasiswaan lainnya melaksanakan diskusi untuk mendesak DPRD Provinsi Riau segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menelusuri dan menginvestigasi defisit anggaran sebesar Rp1,76 triliun yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas […]

  • Upacara Hari Bhayangkara ke-79, Bupati Kampar Apresiasi Pengabdian Polri

    Upacara Hari Bhayangkara ke-79, Bupati Kampar Apresiasi Pengabdian Polri

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kampar — Bupati Kampar, Ahmad Yuzar S,Sos MT didampingi Wakil Bupati Kampar Dr Misharti S,Ag M,Si ikut menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 di Lapangan Pelajar Kecamatan Bangkinang Kota pada Selasa, (1/7/2025). Upacara peringatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Polri untuk masyarakat” dimana mencerminkan semangat institusi Polri yang senantiasa memberikan tersebut pelayanan […]

  • DPRD Siak dan LSM KPH-PL Minta PT LSP Stop Beroperasi

    DPRD Siak dan LSM KPH-PL Minta PT LSP Stop Beroperasi

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PKUPOST.COM, Kabarkini – LSM. Komunitas Peduli Hukum dan Penyelamatan Lingkungan (KPH-PL) setelah menerima informasi dan Dokumentasi serta bukti yang akurat serta terpercaya langsung melayangkan surat Somasinya kepada PT. Libo Sawit Perkasa yang berada di kampung Libo Kandis, untuk segera menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya karena diduga telah merusak lingkungan dan berpotensi merugikan Negara dan Masyarakat. Surat […]

expand_less